Playlist


Get a playlist! Standalone player Get Ringtones

Waktu Dunia

Sabtu, 14 Maret 2009

Bab 6

Menggunakan setting default
1.Bukalah pilihan kotak dialog dengan menyeleksi tools kemudian pilih options atau menekan ctrl+J
2.Pilih document lalu styles pada option yang ada
3.Pilih default graphic,artistic text,atau paragraph text
4.Klik tombol edit untuk teks fill dan outline utk mengubah tampilan standar

Bekerja dengan Objek Kurva
Jika merasa belum puas kita bisa berkreasi sendiri dengan objek kurva.Caranya :
1.Seleksi objek
2.Klik menu arrange kemudian pilih convert to curves
atau
1.Klik shape tool seleksi objek kurva
2.Drag segmen hingga menjadi bentuk yang diinginkan
dll


Membuat kurva menggunakan reflect nodes mode
Coreldraw menyediakan tool untuk dikembangkan menjadi objek kreasi sendiri seperti rectangle,spiral,lingkaran,dll.Node yang sedang tidak aktif berupa kotak kosong,tetapi jika memilih dengan shape tool maka node tersebut akan berwarna hitam.Kita dapat memindahkan posisi dengan men-dragnya.

Menggunakan fasilitas skew dan stretch
Jika pada rotate yang ditarik adalah tanda putar yg di sudut,utk memiringkan objek atau skewing yang ditarik adalah yang terletak ditengah atas atau bawah.
Ada tiga proses pengubahan bentuk suatu objek:
1.Horizontal skew: mengubah secara horizontal(yaiyalah)
2.Vertikal skew : mengubah bentuk secara vertikal
3.Rotate(diagonal skew): mengubah bentuk objek gambar secara diagonal

Stretch mirip sizing hanya stretch ditujukan untuk pembesaran dan pengecilan secara tidak proporsional.Selain itu proses ini dapat digunakan juga untuk membentuk gambar cermin dari objek gambar.Juga ada 3 proses pengubahan ukuran yaitu : Horizontal stretch,Vertikal stretch,Scale.Kita dapat melakukan pada saat pick tool sedang aktif.

Menggunakan fasilitas roughen
-Nib size: untuk menentukan ukuran sikat dengan range antara 0.01 hingga 2 inchi
-Use stylus pressure setting
-Spike frequency:diatur dengan nilai 1-10 yg memungkinkan mengendalikan jarak
-Dryout value:memberikan variasi penambahan atau pengurangan efek roughen
-Tilt:mengatur ketingggian efek
-Spike direction:memberikan setting untuk mengendalikan efek
-Bearing

Menggunakan efek distorsi
1.Aktifkan interactive dsortion tool
2.Pilij jenis disorsi yang akan diapakai
3.Geser posisi kursor mouse pada objek
4.Klik mouse dan tahan
5.Geser posisi kursor mouse hingga efek distorsi tercapai

Mengatur bentuk objek dengan perintah envelope
envelope adalah cara membuat efek bentuk yang populer didalam gambar vektor.Envelope dapat dibentuk dari beberapa node yang bisa dipindahkan sampai menjadikan objek dengan bentuk yang diinginkan.Dapat diterapkan banyak bentuk objek termasuk garis,artistic text,dan frame paragraph text.Pertama dengan memanipulasi bentuk objek ketika sudah berada pada mode envelope.Kedua mengubah bentuk asli.terakhir membentuk envelope dengan menyalin bentuk envelope yang sudah jadi.

Menggunakan perintah trim
1.Seleksi objek gambar
2.Pada jendela shaping docker pilih trim
3.Kemudian klik trim dan setelah melihat panah arahkan pada target objek.

Menggunakan perintah weld
Perintah weld adalah untuk membuat objek baru berdasarkan kombinasi dua atau lebih objek yang saling bertumpukan.Dengan adanya bentuk baru maka bentuk asli objek akan lenyap.Weld menggabungkan objek kemudian menjadi satu outline.

Perintah intersection
Seperti halnya trim intersect ini juga proses mengiris suatu objek dengan objek lain.Bedanya proses ini bagian yg saling menumpuk dari kedua objek yang berlubang sadangkan bagian yang tidak menumpuk akan lenyap

Membuat powerclip
Efek ini menyusun objek dengan memasukannya ke dalam objek lainnya.Misalnya gambar yang dimasukkan ke objek kotak sehingga kotak tersebut berfungsi sebagai frame
caranya:
1.Seleksi objek
2.Klik menu effects dan powerclip
3.Pilih place inside container

Sabtu, 07 Maret 2009

Moving Class di SMP Labschool Jakarta

Moving Class di SMP Labschool Jakarta dimulai pada saat labschool menerima musibah kebakaran beberapa bulan yang lalu. Karena banyak kelas yang terbakar membuat sistem pembelajaran terganggu karena kekurangan kelas. Meskipun menempati sementara di gedung baru, TK, Seni Musik, Seni Rupa, dan Komputer. Dengan begitu saat pelajaran tersebut tidak dapat menempati ruangan tersebut. Jadi agar dapat menempatinya diadakan moving class. Itulah awal dimulainya moving class.

Memang saat itu moving class sangat tidak enak karena harus berjalan dari gedung baru menuju gedung SMP. Sekarang memang tidak sejauh itu tetapi moving class tetap tidak enak.

Ini merupakan pendapat saya tentang Moving Class di SMP Labschool Jakarta
Positif :
1. Dapat ke kantin saat pelajaran berganti
2. Mudah bertemu dengan siswa kelas lain
3. Guru tidak datang terlambat saat pelajaran
4. Guru tidak usah menulis catatan di papan tulis berulang kali
5. Duduk dapat pindah-pindah

Negatif :
1. Siswa bisa cabut dengan mudah
2. Capek membawa tas yang berat
3. Banyak kelas yang AC-nya tidak dingin sehingga menggangu jalannya pelajaran
4. Banyak sampah di laci
5. Banyak kursi yang rusak
6.Susah melacak siapa yang melakukan perusakan kursi atau pembuangan sampah karena selalu berpindah

Karana menurut saya lebih banyak sisi negatif daripada positif, saya menolak moving claas


Artikel Tentang Moving Class

Pendidikan merupakan jembatan menuju kesuksesan. Siapapun yang hidup di dunia ini, berhak untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Untuk itu, tak disalahkan apabila setiap orang tua menjadi sangat hati-hati dalam menentukan sekolah untuk buah hatinya.

Menurut Ronny Preslysia, Public Relations Officer, Kharisma Bangsa, sekolah yang tepat dengan era globalisasi saat ini adalah sekolah yang menyelenggarakan pendidikan dengan kurikulum berstandar internasional, namun juga menekankan nilai-nilai akhlak yang mulia kepada anak didiknya. Sehingga dihasilkan insan cendekia dengan akhlak yang terpuji.


Ronny mencontohkan Kharisma Bangsa. ''Kharisma Bangsa didirikan dengan harapan mampu menyelenggarakan pendidikan berstandar global, tanpa mengesampingkan pembangunan karakter para siswanya,''kata Rony. Tentu saja, hal itu bukan sekadar isapan jempol semata. Implementasi misi pendidikan yang diemban Kharisma Bangsa pun secara konsisten telah diterapkan pada sistem belajar-mengajar sehari-hari.

Salah satu sistem pendidikan yang diterapkan Kharisma Bangsa adalah Moving Class (kelas berjalan). ''Moving Class merupakan sistem belajar-mengajar bercirikan siswa yang mendatangi guru di kelas, bukan sebaliknya,''terangnya. Sehingga, terdapat penamaan kelas berdasarkan bidang studi. Misalnya, Kelas Biologi, Kelas Bahasa, dan Kelas Fisika.

''Setiap kali subjek pelajaran berganti, maka siswa akan meninggalkan kelas, dan mendatangi kelas lainnya sesuai dengan bidang studi yang dijadwalkan,''terangnya. Moving Class, merupakan sistem pendidikan yang telah lama diimplementasikan diberbagai sekolah di luar negeri. Keunggulan sistem ini, para siswa lebih punya waktu untuk bergerak, sehingga selalu segar untuk menerima pelajaran. Sementara para guru, dapat menyiapkan materi pelajaran dengan lebih baik.

Penerapan sistem Moving Class di Kharisma Bangsa, sejalan dengan keberadaannya sebagai salah satu sekolah mitra kerja Pasiad Indonesia (Pasiad). Pasiad sendiri merupakan sebuah lembaga solidaritas yang berasal dari Turki. ''Sejak awal Pasiad memiliki kepedulian yang besar terhadap dunia pendidikan. Tidak hanya di Turki, melainkan juga disejumlah negara kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, dan Eropa,''tuturnya.

Sementara keberadaan Pasiad di Tanah Air, mengemban misi untuk menjalin kerjasama dengan masyarakat Indonesia. Terutama, dalam membangun, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan pendidikan, sosial, dan budaya yang berorientasi pada peningkatan akhlak, dan kualitas keilmuan.

''Di Indonesia, Pasiad memiliki lima sekolah mitra, salah satunya Kharsima Bangsa. Di setiap sekolah mitranya, Pasiad memiliki kekhasan dalam menjalankan sistem pendidikannya. Termasuk, dengan penerapan sistem Moving Class,''terangnya.

Selain sistem Moving Class, kekhasan sistem pendidikan Pasiad yang turut diimplementasikan di Kharisma Bangsa adalah Bilingual System (sistem dwibahasa). Dengan komposisi 70 persen bahasa Inggris, dan 30 persen bahasa Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk keinginan menyelenggarakan pendidikan berstandar internasional. Kekhasan lainnya adalah penerapan sistem Mother Class Program (program ibu kelas). Program ini, kata Ronny, diadakan untuk menjembatani informasi yang ada dari sekolah ke orang tua, dan sebaliknya. Sebagai implementasinya, dalam setiap kelas, dipilih satu orang orang tua atau wali murid untuk menjadi Ibu Kelas.

Kekhasan yang menjadi unggulan lainnya adalah adanya sistem asrama (boarding school). Sistem asrama di Kharisma Bangsa diperuntukan bagi siswa SMP dan SMU. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari penerapan sistem ini. Diantaranya adalah, mengoptimalkan waktu belajar, memupuk kedisiplinan, dan kemandirian pada diri siswa. Serta, memastikan anak berada pada lingkungan yang aman dari pengaruh-pengaruh buruk yang ada di lingkungan luar sekolah. Seperti, pergaulan bebas, dan narkoba.

Global
Era globalisasi merupakan era persaingan yang kompetitif. Untuk dapat bersaing, dan meraih sukses, mengenyam pendidikan di sekolah berstandar global adalah salah satu cara yang dapat ditempuh. Menurut Ronny, seperti sekolah mitra kerja Pasiad Indonesia lainnya, secara umum kurikulum yang diterapkan mengacu pada Kurikulum Nasional. Namun dalam implementasinya, Pasiad memperkaya khasanah sistem pendidikannya dengan kurikulum yang dikembangkan sendiri dan mengacu pada kurikulum internasional.

Namun, kurikulum internasional yang dimaksud tidak hanya merujuk pada kurikulum Turki saja. Namun juga, meramu kurikulum dari sejumlah negara lainnya. Tentu saja, yang diambil adalah manfaat positif yang dapat dipetik dari sejumlah kurikulum diberbagai negara tersebut. Dengan harapan, alumni dapat memiliki daya saing secara global.